RSS
Container Icon

KEGIATAN POKOK EKONOMI



KEGIATAN POKOK EKONOMI
Pelaku Ekonomi
1.       Perusahaan
2.       Pemerintah
3.       Rumah Tangga Konsumsi
4.       Masyarakat Luar Negeri
Tugas Pemerintah Republik Indonesia antara lain:
1.    Menyelenggarakan prasarana produksi seperti jalan-jalan umum, pos dan komunikasi, kereta api, pengangkutan umum, listrik, air minum dan lainlainnya.
2.    Merangsang produksi melalui pajak dan subsidi.
3.    Mengatur perekonomian dengan peraturan, pengawasan, dan perizinan
4.    Menyediakan informasi, misalnya melalui bagian statistik harga, riset,dan penerangan.
5.    Mengawasi peredaran jumlah uang (melalui Bank Indonesia).
6.    Menjalankan sendiri beberapa jenis perusahaan seperti perusahaan negara dan atau perusahaan daerah. Dalam hal ini pemerintah juga berperan sebagaimana layaknya pengusaha (GBHN 1993).
Sistem Ekonomi
Sistem merupakan suatu konsep yang menunjukan suatu himpunan dari berbagai komponen atau sebagai susunan yang teratur (Khateeb M.Hussain, 1973)
Sistem merupakan totalitas seperangkat komponen yang memiliki ruang dan kerangka kerja yang teroganisir untuk mencapai tujuan tertentu (Taneo, 2005)
ciri-ciri sebagai berikut:
1.       Mempunyai tujuan yang akan dicapai.
2.       Mempunyai batas yang memisahkan dari lingkungannya misalnya kelas merupakan suatu sistem, di mana di dalamnya terdapat guru, siswa, sarana belajar, dan proses belajar-mengajar. Sedangkan di luar kelas disebut lingkungan.
3.       Bersifat terbuka dengan lingkungan, artinya dapat menerima masukan dari luar sistem.
4.       Dapat terdiri dari beberapa subsistem
5.       Merupakan satu kesatuan yang bulat dari komponennya.
6.       Saling hubungan dan saling ketergantungan, baik dalam intern sistem maupun dengan luar sistem (lingkungannya).
7.       Melakukan kegiatan transformasi atau mengubah input menjadi output h.
8.       Ada mekanisme kontrol
9.       Mempunyai kemampuan mengatur diri sendiri (Amirin, 1987).
Sistem ekonomi adalah sifat kehidupan ekonomi secara keseluruhan, yang diusulkan atau yang terdapat dalam kenyataan dengan khusus memperhatikan hak milik dan penggunaan harta dan tingkat pengaturan dan pengendalian pemerintah (Winardi, 1982)
Sistem perekonomian adalah sistem sosial dilihat dalan rangka usaha dan tindakan keseluruhan sosial itu untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya atau untuk mencapai kemakmuran (Tom Gunadi, 1983)



sistem perekonomian yang ada di dunia
a.       Sistem Ekonomi Liberal =
kebebasan setiap individu dalam berusaha dan memiliki benda baik berupa barang modal maupun barang konsumsi
Sistem ekonomi liberal timbul bersamaan dengan adanya kapitalisme
Kapitalisme adalah suatu paham yang mendasarkan dinamika gerak ekonomi pada lalu lintas modal dan memperbolehkan persaingan bebas
Kebebasan-kebebasan tersebut adalah:
1)  kebebasan berkompetisi atau bersaing satu sama lain,
2)  kebebasan usaha dan perdagangan,
3)  kebebasan membuat kontrak dalam usaha dan perdagangan, dan
4)  kebebasan dari campur tangan pemerintah.
ciri-ciri sistem ekonomi liberal sebagai berikut:
Faktor produksi
Pemerintah tidak mengadakan campur tangan di bidang perekonomian
bebas terjadi di pasar yang terbuka
Para konsumen dapat mengatur sendiri pola konsumsi yang mereka butuhkan
Pendapatan tiap orang berasal dari faktor produksi dan jasa
Tidak ada monopoli dan oligopoli.
Pola Produksi =diserahkan sepenuhnya pada kebebasan produsen
Pola Konsumsi =pola konsumsi bebas dan tergantung pada kebutuhan masing-masing individu
Pola Distribusi = diserahkan pada mekanisme pasar yang secara otomatis akan mengatur kesemuanya
b.  Sistem Ekonomi Komando
pengendalian seluruh kegiatan ekonomi diselenggarakan oleh pemerintah pusat.
Ciri-ciri ekonomi terpusat lainnya adalah alat-alat produksi dikuasai dan sepenuhnya milik pemerintah, milik perseorangan tidak  diakui kecuali barang-barang yang sudah dibagikan, dan tidak ada kebebasan individu.
c.       Sistem perekonomian sosial
suatu reaksi terhadap perkembangan sistem ekonomi liberal
Ciri-ciri pokok dalam sistem ekonomi sosialis sebagai berikut:
1)  Faktor-faktor produksi tidak mungkin menjadi milik perorangan melainkan dimiliki oleh pemerintah (publik).
2)  Ekonomi sosialis berdasarkan suatu perencanaan.
3)  Pembagian pendapatan nasional yang merata.
Pola produksi = produksi tidak bebas melainkan sudah ditentukan dari atas menurut suatu perencanaan
Pola Konsumsi  = Yang dapat dikonsumsi hanya barang yang ditetapkan dan tidak jarang diadakan satu barang konsumsi yang seragam
Pola Distribusi = Distribusi dikendalikan oleh pemerintah
d.  Sistem Ekonomi Campuran
sistem ini pihak swasta dan pemerintah berperan sama dalam kegiatan perekonomian
e.      Sistem Ekonomi Indonesia
Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak menganut faham liberalisme maupun faham sosialisme apalagi komunisme melainkan berdasarkan pasal 33 UUD 1945. Dalam pasal 33 UUD 1945 ayat 1, 2, dan 3 mengindikasikan bahwa penanganan masalah dasar ekonomi diserahkan kepada koperasi, swastadan pemerintah

 sumber : dari berbagai sumber
(tulisan ini dimaksudkan agar penulis mudah dalam memelajari materi yang telah diajarkan)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS